Sabtu, 27 Oktober 2012

Pergi, dan Datanglah

Diposting oleh Iam Teenager!♔ di 23.26


Tenggelam dalam kenangan indah masa lalu 
Tak selamanya membuat kita terbawa pada saat-saat itu
Lalu apa gunanya tetes air mata ini?
Lalu apa gunanya terus menerus membuka mata dan membiarkan air mata itu jatuh dengan sia-sia?

Aku mencari dimana sebuah tempat untuk menampung air mata
Dengan keberanian, aku menebak-nebak dimana tempatnya
Dengan galak dan liar, aku mencarinya

Hingga akhirnya seseorang diseberang sana berdiri tegak dan menatap mata ini dengan tajam
Ia menadahkan tangannya, seolah memberi isyarat, "ini tanganku, aku bersedia menjadi penampung air matamu"
Aku menghampirinya, aku memandang wajahnya, aku mereka-reka dan bertanya-tanya, "siapa kamu?"
Dia memegang tanganku dengan erat
Ia membimbingku untuk duduk disebuah tempat
Ia melihat mata sembap ini, kemudian mengelap sisa-sisa air mata yang masih membekas karena sebuah luka

Apa maksud kedatangannya?
Mengapa ia ingin menampung air mata ini? 
Bahkan, air mata yang samasekali bukan karena kesalahannya

Ia kembali menatap mataku
Sangat lama
Sampai-sampai aku merasa ada cahaya dari matanya yang masuk kedalam mataku
Dan aku, telah mengetahui apa maksud kedatangannya, dan mengapa ia ingin menjadi penampung
air mataku

Ia mengatakan, ia menyukaiku
Ia mengatakan, ia tidak akan mengecewakanku
Dan ia mengatakan, ia ingin menjadi kekasihku
Ia mengeluarkan berbagai macam kata-kata cinta sebagaimana seseorang yang benar-benar jatuh cinta
Namun aku takut, aku takut mendengar kata-kata itu
Aku tidak ingin terselandung untuk kesekian kalinya dalam sebuah harapan semu
Aku tidak ingin lagi-lagi ditenggelamkan dalam lautan kepedihan

Luka itu, mungkin tak akan mudah untuk hilang
Mungkin tak akan mudah sembuh dari segala memori-memori yang telah ia bentuk sendiri
Namun aku menutup mataku
Aku meresapi kata-kata cinta itu
Aku dengar nada ketulusan
Aku memberi kesempatan kepada sebuah pernyataan tulus seseorang
Aku membuka mataku, dan akhirnya terdengar kata-kata,
Aku-sayang-kamu

Seseorang diluar sana, jangan berbicara bahwa cinta selanjutnya adalah sebuah pelampiasan, jangan
Cinta yang baru adalah cinta yang seharusnya lebih baik
Karena setiap cinta, membimbing kita untuk mencapai cinta yang sesungguhnya
Begitulah yang seharusnya terjadi
Karena kesalahan yang pernah dibuat, harusnya tak pernah ada lagi
Dan luka yang pernah dirasakan, seharusnya tak pernah dirasakan lagi

Laki-laki itu
Iya tahu bagaimana memperlakukan wanita dengan baik
Iya tahu bagaimana cara mencintai, dan menyayangi dengan tulus
Iya tahu bagaimana membuat aku senang, tertawa, bahagia, bahkan sedih
Semua itu pasti terjadi dalam sebuah hubungan, terjadi...dari luar
Namun, hanya satu yang tidak pernah bisa kita tahu
Perasaan dari dalam, yang sukar sekali diketahui 
Karena mereka semua, pandai menutupi perasaan masing-masing

Lembaran demi lembaran kisah dan peristiwa dari cerita cinta ini terus berjalan
Aku berharap tidak lagi luka
Tidak lagi ada cerita kelam
Tidak lagi ada air mata berlebelkan 'sakit' pada bayang-bayangnya
Hingga akhirnya aku berkata, bahwa
Aku-juga-menyayangimu

0 komentar:

Posting Komentar

 

Iam Teenager! Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos